BeritaPondok PesantrenTokoh

Mama Ajengan Ahmad Makki Terjemahkan 200 Kitab Kuning ke Bahasa Sunda

0

Sukabumi,

Pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyah Babakan Tipar, Kabupaten Sukabumi Ajengan KH Ahmad Makki, Kamis (9/8) pekan lalu, mengatakan hingga saat ini dirinya telah menerjemahkan sekitar 200 kitab kuning ke dalam Bahasa Sunda.

“Kitab Alfiyah Ibnu Malik karya yang pertama diterjemahkan,” katanya kepada NU Online di kediamannya.

Mulanya penerjemahan kitab itu hanya untuk kalangan santrinya. Namun, kemudian diminta penerbit untuk diperbanyak. Dan ternyata laris di pasaran sehingga ia menerjemahkan kitab lain. 

Karena penerbit tersebut kemudian gulung tikar, akhirnya dia membikin penerbitan sendiri yang bernama sama dengan pondok pesantrennya, Assalfiyah. 

Dalam catatan penelitian Kang Iip Dzulkifli Yahya, sang kiai berjasa bagi keberlangsungan bahasa Sunda di satu sisi dan bagi kalangan pesantren, terutama santri yang masih kesulitan dalam memahami kitab kuning.

Masih menurut Iip, buah karya ajengan kelahiran 1949 tersebut ada di toko-toko kitab dari ujung Banten hingga Cirebon.

Karena jasanya itu, Ajengan Ahmad Maakki pernah mendapatkan hadiah Rancage dari Pusat Kebudayaan Sunda. (Tim Redaksi)

Ais Banten

GUSDURian Banten Salurkan Bantuan Korban Bencana Tsunami Selat Sunda

Previous article

Puluhan Anak Padarincang Mengikuti Khitanan Massal

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita

PCNU Kab. Tangerang Lantik 9 Lembaganya

Sembilan lembaga di PCNU kab. Tangerang dilantik, pelantikan dilaksanakan di Pon Pes Nur Antika Tigaraksa, Sabtu (28/12/2019). Acara dilanjutkan dengan kegiatan bahtsul masail ...