Berita

Sambut Tahun Baru, Pemuda Banten Gelar Dugem di Masjid Agung Serang Banten

0

Menyebut “Dugem”, yang dibayangkan di dalam pikiran adalah hal yang negatif. Namun dalam dakwah Rasulullah saw mengajak masyarakat menuju kebaikan. Sehingga bagaimanapun caranya untuk mengajak orang lain untuk berbuat baik. Maka para pemuda masyarakat Banten mengadakan acara yang berbau positif tapi dengan baju yang “kece”.

Dugem yang memiliki kepanjangan “Dzikir Untuk Generasi Muda” adalah sebuah kegiatan rutin yang diadakan setiap malam baru di Masjid Agung Ats Tsauroh. Gus Rd. Muh. Faruq Febrian, ketua Dugem memberikan komentarnya, “Alhamdulillah Acara Dugem di Masjid Agung Ats Tsauroh Serang Banten ini (31/12) sudah berjalan selama lima tahun. Dan acara dugem ini acaranya selalu di adakan di malam tahun baru. Sebenarnya pendekatan kepada generasi muda sudah kami lakukan sudah lama. Kurang lebih tahun 2009-an. Bukan waktu yang sebentar tentunya. Namun karena motivasi dari berbagai kalangan, terutama para ulama selelu memberikan support. Sehingga kami tidak berhenti di tengah jalan dan kami selalu semangat untuk mengajak para generasi muda yang notabene memiliki latar belakang yang kurang baik. Bahkan bisa dikatakan sebagai sampah masyarakat. Dan berkat barokah para guru dan para ulama mereka dapat diajak kepada kebaikan. Apalagi kami berlatar belakang thoriqoh yang fokus kepada dzikir kepada Allah swt untuk bisa mendekatkan diri kepada Allah.”

Sementara Ketua Pelaksana sekaligus Ketua PBB (Pemuda Banten Bersatu) dalam sambutannya, “Dzikir bersama yang kita laksanakan pada malam hari ini merupakan upaya kita sebagai seorang hamba agar mengisi malam Tahun baru yang oleh generasi muda biasanya diisi dengan maksiat. Saya tidak berbeda jauh dengan anak-anak jalanan yang suka meneguk botol dan nge-fly di jalanan. Namun karena barokah orang tua kita semua yang di antaranya: Abah KH. Rd. Muhammad Yusuf Prianadi dan Ust. Yadi Sufiadi. Yang selalu mengajak dan mengingatkan untuk keluar dari jalan yang gelap. Puji Syukur kepada Allah karena yang tergabung di acara Dugem ini dari berbagai komunitas pemuda Banten”.

Kemudian pembacaan dzikir dan istighotsah dipimpin oleh KH. Rd. Muh. Yusuf Prianadi Mursyid Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsyabandiyah sekaligus Pengasuh Ponpes TQN Al Mubarok. Jama’ah yang menghadiri Dugem ini kurang lebih seribu jamaah. Pepayung Wargi atau Ratu Kerajaan Sumedang Larang Penerus Padjadjaran ini menekankan “Kita harus selalu mendoakan kesejahteraan dan keamanan Indonesia dan Umat Islam dan jangan sampai doa ini kita lupakan.” , tegasnya.

Dugem ini tidak hanya berisi Dzikir, tetapi berisi maulid nabi dan mauidhoh hasanah dari ulama dan da’i. Ceramah agama diisi oleh dua ulama, yang pertama: KH. Ahmad Aan Hamzah, dan yang kedua: Habib Muhammad Dhiya’ bin Zen bin Syahab dari Bekasi.

Habib Dhiya’ menyampaikan: “Generasi Muda sangat butuh dengan dzikir, karena dzikir tidak hanya sekedar perbuatan yang baik. Tetapi menjadi sebuah kewajiban karena Allah swt memerintahkan kita untuk banyak-banyak berdzikir. Karena dengan berdzikir kita dapat mendekatkan diri dengan Allah. Dan dengan berdzikir bisa membuat hati kita tenang, tenang dalam menjalani kehidupan kita di dunia dan akhirat.”

Dan acara ini ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Ust. Yadi Sufiadi. Ketua DPW Terumbu Banten dan ketua Cabang Majlis Dzikir TQN Al Mubarok juga meminta maaf kepada jama’ah jika suguhan dan penyambutan dalam acara ini kurang berkenan di hati. Dan Alhamdulillah Dugem berakhir pada jam 00.30 WIB. (Ais Banten/ Red)

Ais Banten

PCNU Kab. Tangerang Lantik 9 Lembaganya

Previous article

Fatayat, IPNU dan IPPNU Banten Bantu Korban Banjir di Lebak

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita

PCNU Kab. Tangerang Lantik 9 Lembaganya

Sembilan lembaga di PCNU kab. Tangerang dilantik, pelantikan dilaksanakan di Pon Pes Nur Antika Tigaraksa, Sabtu (28/12/2019). Acara dilanjutkan dengan kegiatan bahtsul masail ...