Santri Banten

Ratusan Putra, Putri Kiai dan Santri Banten, Telah dibai’at Sebagai Kader Penggerak Nahdlatul Ulama Prov. Banten

0

Ratusan Putra Kiai, Putri Kiai dan Santri Banten, telah dibai’at sebagai Kader Penggerak Nahdlatul Ulama, Senin (19/19) malam. Mereka telah dididik selama 3 hari 3 malam dengan disiplin ketat dan penempaan komitmen yang tinggi untuk berkhidmat menjaga NKRI dan menghidupkan menggerakkan Jamiyyah Nahdlatul Ulama.

Ketua Pelaksana Ustadz Muhammad Hendi, menyampaikan bahwa putra Kiai, putri Kiai dan santri salafiah di banten yang mengikuti PKPNU Segment “Gawagis dan Nawaning” diikuti ratusan peserta, lebih lanjut ia menegaskan putra Kiai harus menggerakan NU dalam menguatkan Ahlussunah wal jamaah annahdiyah.

Korda AIS Banten Ferdiansyah menjelaskan, Melalui kegiatan PKPNU kami berharap, putra Kiai tetap mempertahankan nilai-nilai ke indonesian, karena pesantren secara historis mempunyai dua makna, pertama makna ke indonesiaan dan makna ke islaman, Sehingga para gawagis harus bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia, dan meneruskan perjuangan Kiai, menjaga Aswaja dan NKRI.

Gus Hubab panggilan akrab Hubab Nafi Nu’man Rahmatullah juga menegaskan, hal itu merupakan instrumen untuk membangun komitmen gawagis dan nawaning dalam berjuang di NU. “Supaya mereka tetap istiqomah untuk berjuang meneruskan komitmen kiai melayani umat melalui Jam’iyyah Nahdlatul Ulama,” tambahnya.

Sementara itu KH. Hafis Gunawan sebagai tokoh NU Banten menjelaskan, langkah besar telah diambil oleh AIS Banten dalam menjaga Islam Aswaja dan kesatuan NKRI melalui PKPNU segment “gawagis dan nawaning”. “Apa yang telah dilakukan oleh AIS Banten dengan mendidik putra, putri Kiai dan santri salafiah banten sebagai kader penggerak NU merupakan keputusan yang sangat strategis.

Masa depan NU Banten berada ditangan pemuda dan pemudi, karena Gus Dur pernah mengatakan pemuda NU akan bangkit 10 tahun lagi, dan itu terbukti dengan bermunculanya tokoh-tokoh muda NU Banten.

Ais Banten

120 Gawagis Dan Nawaning Banten Ikuti PKPNU

Previous article

Kalian Suci (Aku Penuh Dosya)

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksistensi Santri Di Era Digital

Eksistensi santri di era ini kian meredup, bagaimana tidak keberadaan mereka kini kian tersamarkan. Elektabilitas kaum sarungan seakan-akan tergeserkan oleh mereka kaum intelektual ...

Sejarah NU di Banten

Disusun oleh: Imaduddin Utsman (Wakil Katib PWNU Banten) Tidak banyak yang menulis bahwa pada pembentukan NU pada tanggal 16 Rajab 1344 H. atau ...

Ngaji Tapi Tak Punya Guru?

Seorang guru adalah sosok panutan yang selalu mewarnai kehidupan seorang santri. Hidupnya seakan disorot, diawasi dan diperhatikan oleh sang kyai. Maka seorang santri ...