BeritaTokoh

BUYA MUHTADI BIN BUYA DIMYATI CIDAHU PANDEGELANG BANTEN, KEILMUANNYA DIMATA ULAMA DUNIA

4

Inilah ungkapan seorang ulama yang masih muda cerdas yaitu Habib Hasan bin Ahmad Syahab beliau juga lulusan Ribat Darul Mustofa, Tarim,  Hadramaut, Yaman,  murid dari al Allamah al Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz Bin Syeh Abu Bakar bin Salim (BSA).  Beliau mengatakan tentang sosok seorang “ABUYA MUHTADI”

Tidaklah berlebihan kalau ia disebut dengan “Mufti Asy-Syafi’iyyah” karena sudah  dan menguasai empat Kitab pedoman ulama Muta’akhkhirin As-Syafi’iyyah (Tuhfatul Muhtaj, Mughnil Muhtaj, Nihayatul Muhtaj, Asnal Matholib) dan Kitab Raudlatut Tholibin (Pegangan Para Mufti), dan disebut dengan “Al-Mutafannin” (Orang yang menguasai berbagai Fan Ilmu Agama), dan disebut dengan “Al-Musnid” karena sudah disahkan untuk mengijazahkan Kitab Sanad Kifayatul Mustafid karangan Syaikh Mahfudz At-Tarmasy, dan disebut dengan Al-Mursyid karena beliau  juga menguasai 14 fan Thariqah dan menjadi Mursyid Thariqah Asy-Syadziliyyah, dan disebut dengan Syaikhul Masyasikh (Kyainya Para Kyai, ulama) karena di setiap hari terutama hari Sabtu, Ahad dan Senin di Majlis Ta’lim beliau berkumpul para kiai alim ulama seantero Banten untuk menyerap ilmu agama tingkat tinggi yang beliau ajarkan meneruskan Majlis Ta’lim yang diasuh oleh ayahandanya, dan pada saat ini beliau membaca dan mengajarkan Kitab Raudlatut Tholibin, Mughnil Muhtaj, Tuhfatul Muhtaj, Niyahatul muhtaj, Al-Ihkam Fi Ushulil Ahkam, Al-Ghunyah Li Tholibi Thariqil Haq, Ihya Ulumiddin, Shohih Muslim, An-Nasyr Fi Qiro’atil ‘Asyr dll, yang sangat jarang dimiliki oleh orang lain adalah ketajaman Bashirah/Mata Bathin Beliau, karena Beliau adalah seorang Ulama yang ahli tirakat, bahkan semenjak umur 18 tahun sampai sekarang Beliau masih menjalani Shaumuddahri (puasa setiap hari selama bertahun tahun).

Semoga kita bisa mengikut dan melaksanakan jejak kesolihan beliau. Al Fatihah.!!

Ais Banten

Aswaja Ala Nahdlatul Ulama (Sebagai Semangat Dalam Berbangsa Dan Bernegara)

Previous article

Kalimat Sang Kyai Menjadi Instrument Perekat & Persatuan Bangsa

Next article

You may also like

4 Comments

  1. Semoga Abah selalu sehat…

  2. Barokalloh…

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita

Pesan KH. Lukman Hakim Untuk Santri Nusantara

Kementerian Agama menyelenggrakan acara ORKESTRA PERDAMAIAN dalam rangka menyambut Hari Santri 2019. 19/19. Dengan tema “Seribu Cahaya Santri untuk Perdamaian Dunia” Sebuah pagelaran ...

Tiga Karakter Ajaran Kiai Kepada Santri

Setiap generasi mememiliki tantangannya sendiri tak terkecuali generasi santri dulu tentu berbeda dengan generasi santri zaman milenial. Hari ini, sumber daya manusia yang ...

PWNU Banten Gelar Bathsul Masail II

Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) Provinsi Banten, akan menyelenggarakan kegiatan Bahtsul Masail II di Pondok Pesantren Daarul Falah Ciloang Sumurpecung Kota ...

Peran Pesantren Dalam Memperjuangkan Kemerdekaan

Keberadaan pondok pesantren berpengaruh besar terhadap masyarakat. Pendidikan agama didunia pesantren sudah tidak diragukan lagi. Bukan hanya itu keberadaan pesantren juga dapat berpengaruh ...