Aqidah Ahlak

Apa Kiat Agar Doa Terkabul?

0

Doa adalah intisari ibadah, seperti dalam sebuah hadist. Banyak dari saudara-saudara kita yang kerap berdoa, namun hasil doa itu tak kunjung datang. Tapi perlu diketahui bahwa segala sesuatu ada kuncinya, segala perkara ada rahasianya. Dalam doa pun demikian. Doa juga memiliki peraturan dan rahasianya. Apa saja kunci rahasianya?

Pertama, niat. Niat dalam berdoa haruslah ikhlas, murni dan tulus kepada Allah. Dalam setiap doa yang dipanjatkan haruslah berdasarkan atas ridho dan Rahmat Allah. Betapa pentingnya niat, karena niat adalah pondasi dari semua amal manusia.

Kedua, pasrah secara total. Manusia adalah makhluk Allah, dan makhluk Allah harus tunduk kepada Allah. Ia tidak memiliki daya dan upaya; karena jika tanpa Allah manusia bukan apa-apa, tidak memiliki apapun dan tidak memiliki apapun. Dan itulah rahasia “Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil Aliyyil Adlim.” Dan jika merasa memiliki rasa bisa apa-apa, jangan harap jika Allah tak memberi apa yang kita minta. Karena ia telah merasa bisa dan mampu, dan itu yang tak disukai Allah.

Ketiga, jangan mengatur Allah. Dalam berdoa biasanya yang diminta adalah lariskan dagangan, kasihlah uang dari si Fulan, berikan sukses dalam bisnis anu, dsb. Padahal yang diminta adalah kekayaan, dan kekayaan yang Allah miliki tidak hanya dari jalan tersebut, tapi dari jalan apapun dan manapun. Maka ketika membatasi jalan kekayaan hanya dari jalan yang kita inginkan, maka jangan aneh ketika Allah tidak memberikan kekayaan dari jalan yang kita batasi. Maka, pembatasan jalan rizki dalam berdoa atau keinginan apapun jangan sampai kita lakukan. Karena sama saja seperti mengatur Allah, dan itu tidak disukai Allah.

Ke-empat, dalam berdoa, apa yang diminta haruslah disebut secara detail, jangan berdoa secara global. Misalnya, jika berdoa minta mobil, maka dalam memanjatkan doa jangan menyebutkan, “Ya Allah saya ingin mobil.” Karena jika doa seperti ini, maka Allah akan memberi mobil tapi mobilnya bisa jadi sering rusak, atau kredit, atau bermasalah, dan lain sebagainya. Tapi dalam berdoa tapi harus detail, merek mobilnya, warnanya, tahunnya, cash dsb.

Kelima, jangan memburu-buru doa. Jika berdoa meminta sesuatu kepada Allah, sehinga menimbulkan bosan dalam berdoa. Dalam berdzikir atau berdoa haruslah mudawamah/konsisten, karena dalam mudawamah terdapat sirr/rahasia Allah. Maka jangan tergesa-gesa dan terburu-buru sehingga menimbulkan putus asa dan tidak lagi berdoa/berdzikir. Dan hal ini tentu tidak disukai Allah.

KH. Rd. Muhammad Yusuf Prianadi Al Mubarok


5/06/2020, Ponpes TQN Al Mubarok Cinangka

Ais Banten

JARINGAN INTELEKTUAL ULAMA NUSANTARA – INDIA – TIMUR TENGAH

Previous article

Futuhul Arifin, Kitab Rujukan Thoriqoh Qodiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN)

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Aqidah Ahlak

Ulama Matic & Manual

Model mesin saat ini, baik motor atau mobil terdapat dua macam. Yaitu matic dan manual. Yang pertama tanpa harus repot-repot menaik-turunkan gigi. Dan ...

Apakah Daging Ulama Beracun?

Oleh: Abdul Aziz Jazuli Apa Benar Daging Ulama Beracun? Siapa yang tau keagungan ulama? Terlalu banyak teks ayat dan hadist yang menerangkan keutamaan ...

SANTRI ERA BARU DI ZAMAN MILENIAL

Oleh: Abdul Aziz Jazuli, Lc Santri merupakan sebutan bagi seseorang yang tinggal di pesantren dan mengikuti pendidikan agama di sana. Biasanya seorang santri ...

Kenapa Wanita Harus Cantik Luar Dalam?

Wanita adalah mahluk Allah yang diciptakan mulia. Wanita adalah mahluk yang dimudahkan masuk surganya dan dimudahkan juga masuk nerakanya. Menjadi wanita bukan hanya ...