KeislamanSejarah

Sayyidah Khodijah Istri Setia Yang Dirindukan Surga

0

Oleh : Defah

Dialah wanita suci (At- Thohiroh) yang menjadi dambaan pejuang-pejuang cinta, wanita kaya raya yang mengulur tangan menjelma dermawan, wanita mulia yang Allah jaminkan surga kepadanya. Wanita mempesona yang mampu membuat Aisyah terbakar api cemburu.

Sayyidah Khodijah Bintu Khwalid bin Asad bin Abdil Uzza bin Qushay Al- Quraisyiyah Al- Asadiyah Radhiyallahu Anha. Siapa yang tidak mengenal wanita yang menjadi saksi perjuangan Rosulullah ini? Sayyidah Khodijah adalah istri tercinta Baginda Nabi Muhammad SAW. Wanita yang pertama kali membenarkan kenabian Rosulullah. Bersama wanita inilah drama pelik perih Baginda Nabi memperjuangkan islam pertama kali dijalani. Dengan kestiaannya yang tak terukur masa, tak terukur harta.

Pada suatu masa berkata Rosulullah pada sang istri tercinta Khodijah Bintu Khwalid “jamiluni… Jamiluni… Jamiluni ( selimuti aku… Selimuti aku…. Selimuti aku ) sedemikian rupa Rosulullah merasa gelisah atas apa yang beliau alami ketika Nabi pertama kali mendapatkan wahyu dari Allah SWT. Diceritakanlah kejadian itu pada sang istri bahwa Rosulullah diberikan mimpi baik yang datang dengan jelas seperti munculnya cahaya subuh sebagai tanda awal mula munculnya wahyu teruntuk beliau. Pada saat itu Rosulullah berkata pada istrinya Khodijah ” aku khawatir akan terjadi sesuatu pada diriku”

Dengan ketenangan hati dan kelembutan katanya Sayyidah Khodijah mampu mengubah gurun sahara menjadi badang sabana yang sejuk di dada suaminya ” Tidak, demi Allah. Allah tidak akan merendahkanmu selama-lamanya. Sesungguhnya engkau adalah orang yang suka menyambung silaturahmi, menanggung beban orang yang kesusahan, memberi harta pada orang yang tidak memiliki, menjamu tamu dan membela kebenaran”.

Begitu menyejukannya sayyidah berkata dan menemani Nabi di vase paling gelisah sekalipun.

Sayyidah Khodijah mampu menjadi wanita yang menemani dari nol sebuah perjuangan, membersamai Nabi tanpa keluh kesah. Setiap kali Nabi mendengar sesuatu yang tidak mengenakan dari kaumnya, perempuan yang dijumpainya adalah Khaodijah. Lalu Sayyidah Khodijah pun menguatkan hati beliau, meringankan beban yang beliau rasakan. Sayyidah Khodijah jualah wanita yang dengan suka rela memberikan seluruh hartanya untuk perjuanagn dan dakwah Nabi Muhammad SAW.

Sayyidah Khodijah menjadi wanita mulia cermin ketangguhan seorang wanita, yang wujudnya menjadi kesukaan bagi setiap insan dan menjadi wanita yang dirindukan surga. Tatkala Jibril AS datang kepada Rosulullah dan berkata ” wahai Rosulullah, ini dia Khodijah. Dia akan datang membawa bejana berisi makanan atau minuman. Bila ia datang padamu, sampaikanlah salam kepadanya dari Rabbnya dan dari diriku, dan sampaikanlah pula kabar gembira tentang rumah didalam surga dari mutiara yang berlubang, yang tiada keresahan didalamnya dan tidak pula keletihan”.

Dipenghujung ajalnyapun Sayyidah Khodijah masih dengan kesadaran tinggi terus berupaya mendukung dan membela perjuangan juga dakwah Nabi Muhammad SAW.

”Wahai Rasul utusan Allah, tiada lagi harta dan hal lainnya yang bersamaku untuk aku sumbangkan demi dakwah. Andai selepas kematianku, tulang-tulangku mampu ditukar dengan dinar dan dirham, maka gunakanlah tulang-tulangku demi kepentingan dakwah yang panjang ini”.

Sayyidah Khodijah adalah wanita cerdas kebanggaan Nabi yang sepanjang hayatnya sebagai istri menemaninya disetiap keadaan, ada dikala suka setia dikala duka, menguatkan dikala lemah, mengokohkan dikala gundah. Sangatlah wajar bila kepergian Sayyidah Khodijah untuk selama-lamanya ini membuat Rosulullah sangat bersedih, dilema, galau dan merana yang selepas kepergian istrinya tercinta ini menjadi tahun-tahun kedukaan yang sangat lama.

Zakat Fitrah Menggunakan Uang?

Previous article

Takbir Hati Sebelum Lisan

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Keislaman

Zakat Fitrah Dengan Uang dan Kepada Guru Ngaji

Rutinitas tahunan yang selalu menjadi perdebatan yang tidak berujung. Ialah mengeluarkan zakat dengan uang. Apakah diperbolehkan atau tidak?. Mungkin kita sudah mengetahui bahwa ...

Hukum membatalkan puasa bagi yang Sakit

Soal: Saya seorang perempuan yang mengidap sakit kepala, dan kondisi saya semakin parah di bulan Ramadhan. Yaitu jika berpuasa maka banyak rasa sakit ...

Bagaimana memenuhi puasa nadzar?

Soal : seorang perempuan menginginkan rezeki untuk dirinya dan ia berkata: jika terpenuhi maka aku akan puasa satu hari dan satu harinya lagi ...