ArtikelTasawuf

Pengamal Tarekat dan Virus Corona

0



Sebagai pengamal Thoriqoh Sufiyah, yaitu jalan yang ditempuh para sufi untuk bisa dekat kepada Allah swt. Tentu jalan yang acapkali dipraktekkan di dalam thoriqoh adalah dengan memperbanyak dzikir kepada Allah swt, dibarengi dengan perasaan khuyu’, merendah, dan dengan keyakinan bahwa Allah swt ia maha segala-galanya. Dan adab-adab berdzikir sudah selesai dikaji oleh pakar-pakarnya. Seperti yang terpapar di dalam literatur sufi selerti karya-karya Imam Abdul Wahhab Al Sya’roni, Imam Ibnu Athoillah As Sakandari, dan sebagainya.

Mengamati dan mencermati pandangan masyarakat luas mengenai Virus yang berasal dari Cina. Berawal dari infeksi virus yang disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia. Sehingga hal ini menjadi sebuah perhatian yang cukup serius di masyarakat bahkan pemerintah, yang sampai-sampai memberikan himbuan agar tidak keluar rumah dan jangan dulu bergumul dengan masyarakat banyak, demi mengantisipasi penularan dan penyebaran virus ini.

Lalu bagaimana dengan pandangan pengamal Thoriqoh mengenai Virus yang dinilai berbahaya ini?

Di mulai dari faidah-faidah dzikir, para ulama telah menyebutkan sekian banyak dari faidahnya. Yang di antaranya adalah: mengusir setan, menghancurkannya, menghilangkan kesedihan dan kegundahan hati, menarik kebahagiaan dan kesenangan hati, menguatkan hati dan badan, memancarkan cahaya wajah dan hati, membuat diri menjadi merasa terawasi oleh Allah swt (Muroqobah), dan menolak bala’. (Fawaid Al Dzikir, Habib Muhammad Alwi Al Idrus (Sa’ad), hlm 6)

Ya, memang Dunia Thoriqoh memang seru yang penuh dengan makna. Dalam mengahadapi Corona yang dibesarkan oleh media itupun, para pengamal thoriqoh menghadapinya dengan santai. Ada antisipasi dhohir dan ada antisipasi bathin. Antisipasi dhohir dengan mengkonsumsi kopi pait atau temu lawak atau air Dugan Cungak Merah (CM) sebagai cara ikhtiyar manusia untuk menghadapi Corona (Abah KH. Rd. Muhammad Yusuf Prianadi). Dan terdapat pantangan jangan begadang jangan kosong perut. Serta memperbanyak Sholawat Munjiyat. Yaitu:

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد صلاة تنجينا من جميع الأهوال والآفات وتقضي لنا بها جميع الحاجات وتطهرنا بها من جميع السيئات وتطهرنا بها من جميع السيئات وتبلغنا بها أقصى الغايات في الحياة وبعد الممات وعلى آله وصحبه وسلم

Serta Sholawat Nariyah yang terkenal itu:

اللهم صلِّ صلاةً كاملةً، وسلّم سلامًا تامًّا على سيدنا محمّد، الذي تنحلُّ به العقد وتنفرجُ به الكرب، وتُقضى به الحوائجُ، وتُنالُ به الرغائب وحسن الخواتيم، ويُستسقى الغمام بوجهه الكريم، وعلى اله وصحبه وسلم

Betapa banyak ulama yang menyebutkan keutamaan-keutamaan dari kedua sholawat ini. Sehingga, sebagai hamba Allah, tidak perlu khawatir atau takut akan bahanyanya virus yang satu ini. Maka, perlu adanya pemupukan hati dengan memperbanyak dzikir, memperbanyak kalimat tauhid; karena dapat dipastikan ketika seseorang yang sudah Berdzikir dengan pemenuhan semuaa syarat-syaratnya ia akan merasakan keimanannya bertambah, keyakinan kepada Allah juga bertambah. Dan tentu ketika seseorang yang kuat imannya kepada Allah, maka ia pasrahkan segala urusannya kepada-Nya, tanpa sedikitpun memiliki rasa was-was. Terlebih jika berhadapan dengan virus buatan manusia yang saat ini masih banyak diperbincangkan bukan?

Oleh: Abdul Aziz Jazuli, Lc

PP TQN Al Mubarok Cinangka, 18 Maret 2020

Ais Banten

Sekilas Tentang Syeh Shohib Mandala Kadu Pinang Pandeglang

Previous article

Sikapi Wabah Corona, Gus Nadir: Orang Aswaja Tidak Seperti Mu’tazilah atau Jabariyah

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Artikel

Kalian Suci (Aku Penuh Dosya)

‎- عَنْ أَبِي ذَرٍّ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ – قَالَ: «قَالَ لِي النَّبِيُّ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -: قُلْ الْحَقَّ وَلَوْ كَانَ ...

Pergolakan NU & POLITIK IDENTITAS

Oleh : M. Hamdan Suhaemi Sejak NU kembali ke khittah 1926 hasil keputusan Muktamar Situbondo tahun 1984 silam, NU menjadi “ isu nasional ...

SPIRIT SAHABAT DAYAT DKK

Spirit Bravo sahabat Dayat Dkk melakukan Aksi Gerak Jalan Sumsel-Istana Negara Pelamunan- Kabupaten Serang 12/07/2019.Acara Silaturahmi Sahabat PC.Kab.Serang & PC.Kota Cilegon dalam rangka ...